CAKRAWALASulsel//Tana Toraja–Kegiatan Musrenbang di Kecamatan Masanda Kabupaten Tana Toraja tidak dihadiri oleh sejumlah wakil rakyat yang telah dipilih dan dipercaya oleh Masyarakat di Dapil tersebut untuk mewakili menyampaikan apa yang mereka butuhkan.
Padahal kehadiran mereka sangat diperlukan masyarakat Masanda khususnya dalam pembahasan perencanaan pembangunan tahun anggaran 2027 pada Jumat (23/01/2026/).
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Tana Toraja dr.Zadrak Tombeq dan dihadiri oleh Wakil Bupati, Ibu tim penggerak PKK Kabupaten Tana Toraja, Camat Masanda, Forkopimda, Tokoh Masyarakat Masanda, Tokoh Pendidikan dan seluruh Kepala Lembang di Kecamatan Masanda. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kantor Kecamatan Masanda.

“Sangat disayangkan pak kegiatan seperti ini tidak ada satu pun wakil kami khususnya di dapil 4 yang hadir,” Kata Arkelaus.
Arkelaus juga mengatakan bahwa kegiatan tersebut harusnya dihadiri anggota DPRD karena ini menyangkut tentang keperluan dan kebutuhan masyarakat khususnya masyarakat Masanda.
“Yah harusnya mereka hadir untuk mendengarkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat disini untuk dikawal, namun tidak ada satu pun yang hadir, ada apa? ” Ujar Arkelaus.
Sementara itu Camat Masanda Hendrik Tangaran mengatakan bahwa dalam kegiatan tersebut mereka mengundang para anggota DPRD namun tidak ada satu pun yang hadir.
“Kami undang pak namun tidak ada yang hadir padahal ini sangat dibutuhkan masyarakat karena ini pembahasan anggaran dan juga mendengar langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat dan apa yang dibutuhkan ke depannya, ” Ujur Hendrik.
“Semoga apa yang menjadi usulan masyarakat bisa terealisasi dan bisa bermanfaat dengan baik, ” Ungkapnya.
Ketidak hadiran para wakil rakyat tersebut menuai pertanyaan besar bagi masyarakat di Kecamatan Masanda, ada apa dengan mereka sehingga tidak hadir saat dibutuhkan(Red//*)















